News
Persembahan BIP Untuk Pecinta Musik Rock Indonesia
Keberadaan fans atau penggemar merupakan energi tambahan bagi sebuah grup band selain motivasi dari sang musisi untuk terus berkarya. Penerimaan dan sambutan yang baik, merupakan dorongan luar biasa untuk selalu memberikan yang terbaik dalam kondisi apapun. Fenomena ini yang terjadi pada BIP band, dimana keberadaan dan tuntutan para penggemarnya yang mencegah grup band ini vakum dan bangkit dari kesibukan para personilnya. Kontiners Seperti diketahui, Pay dan Bongky lebih dikenal sebagai Produser yang cukup produktif dalam menciptakan lagu dan melahirkan bakat baru, sedangkan Indra-Q sebagai Sound Engineer untuk banyak album rekaman serta Ipang dengan soundtrack film dan project bersama musisi lainnya. Secara personal, kami turut meramaikan Industri Musik Indonesia belakangan ini.
Tentu saja kesibukan masing-masing personil selama ini berdampak terhadap BIP band, kegiatan manggung yang sering gagal karena susahnya menentukan jadwal dan akhirnya produksi album rekaman pun jadi terbengkalai. Padahal BIP sudah membuat beberapa lagu baru. Praktis sejak merilis album “ Udara Segar ” diakhir tahun 2003, BIP tidak juga mengeluarkan album baru. Secara perlahan mereka jadi terlihat jarang tampil dan kondisi ini diperparah dengan keluarnya Jaka sang drummer karena alasan pribadi. Keadaan ini makin membuat BIP seperti mati suri. Dibilang sudah habis..tapi setiap hari mereka masih berkutat distudio dan secara fisik masih bertemu dan saling berhubungan. Tapi bukan untuk BIP.. Ya udh kalo gitu BIP-nya dibubarin aja, tp kami tetap gak mau..hehehe..gitu kata salah satu dari mereka.
Nah Kontiners, dalam situasi seperti ini para Bipers sangat berperan. Hampir setiap hari selalu ada yang datang, hanya untuk sekedar say hello, menanyakan keadaan atau memberikan tuntutan. Belum lagi yg kirim surat,telp,sms atau email. Dari yg mulai bertanya, meminta, memohon sampai pada akhirnya berunjuk rasa..wah kayak demo di BBM aja ya.hahaha..Berkumpul bergerombol tiap malam minggu, membentangkan spanduk, sampai long march pd saat ultah BIP dari Lapangan Banteng sampai kestudio di Cempaka Putih, sambil membawa kue ulang tahun dan menyanyikan lagu-lagu BIP. Berbagai cara yg mereka lakukan untuk menunjukkan kecintaan dan kegundahan mereka terhadap BIP agar dapat kembali berkreativitas untuk para penggemarnya. Tapi BIP semua cuma terharu, cengengesan, ikutan nongkrong, foto-foto dan tanda tangan, kemudian masuk lagi ke studio, rekaman bikin lagu, tapi buat orang…walah!
Setelah bertahun-tahun para Bipers mulai surut, tinggal ada masing-masing disana-sini yang masih bertanya dan menunggu. Tiba-tiba Inisiatif datang dari Indra-Q, mungkin kangen juga dia gak didemo. Maka dari beberapa lagu yang sudah jadi kemarin, dipilihlah lagu yang sudah lengkap pengisian instrumennya. Akhirnya jadilah 2 lagu, Rock n Roll palsu yang bercerita tentang orang yg salah dalam mengartikan Rock n Roll dan Struggle(takkan pernah) yang menceritakan kesetiaan seseorang dalam menunggu pilihan hatinya…udah bisa didengar koq di Kon 1012 fm atau live streaming tinggal klik aja koq!
Semoga kedua lagu ini bisa mengobati kerinduan untuk kembali menikmati lagu baru dari BIP sebagai kado di awal tahun 2009. Who knows, siapa tau apa yang akan terjadi di tahun ini. Tapi untuk sementara, terimalah Struggle & Rock N Roll Palsu sebagai obat kangen dari BIP untuk para penggemar musik rock dimanapun kalian berada..
Oya para personil BIP Band juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh Radio di Indonesia yang tiada habisnya selalu mensupport terus musisi dan musik Indonesia hingga detik ini… Salam Musik Indonesia!!! (wawa)
